Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Profil Seorang Muhammad Sajidin Nur

Gambar
Orangnya kalem dan datar. Itulah penilaian seorang teman terhadapku di dalam tulisannya. Terlahir sebagai laki-laki dan diberi nama Muhammad Sajidin Nur, kini aku dipanggil Sajidin di sekolah. Bersama kedua orang tua dan kedua adikku, aku tinggal di Dusun Kulak RT 01/RW 12 Desa Nogosari Kecamatan Pandaan. Bersam merekalah, aku menjalani kehidupan sehari-hari. Tepat tanggal 29 Mei 1997 silam, aku dilahirkan di Kota Pasuruan. Sejak kecil, aku telah memeluk agama Islam. Hal itulah yang membuatku menempuh bangku SMP yang notabene Islam, yakni SMP Muhammadiyah 3 Pandaan. Kini, aku juga masih bersekolah di lingkungan Islam, yakni SMK Muhammadiyah Pandaan. Sebagai seorang yang selalu ingin maju, aku mempunyai target-target yang harus kudapatkan. Target itu antara lain: bisa merubah kehidupanku menjadi lebih baik, bisa merubah nilaiku di sekolah, bisa mempunyai otak cemerlang, bisa mengatur waktu dengan baik, bisa menghilangkan rasa malas,   bisa menyelesaikan tugas-tugasku tepat...

ICT Indonesia Perlu Tilik Hisensei

Gambar
Oleh: Muhammad Sajidin Nur*   Foto Hisensei Pureshot Popularitas Hisensei di Indonesia kian merangkak naik. Dengan hadirnya Pureshot dan Pureshot+ yang dirilis Juni 2015   kemarin, makin membuka pengetahuan masyarakat tentang Hisensei. Perusahaan Top nomor 5 di dunia ini melabeli produknya sendiri meskipun tetap menggandeng Smartfren. Di negara induk Tiongkok, Hisensei terkenal dengan produk elektronik salah satunya televisi. Belasan negara di dunia telah   menjadi pasar Hisensei. Seperti: Amerika, Afrika Selatan, Australia, dan Asia.    Hisensei Group muncul pada tahun 1994 dari keributan yang dimulai pada tahun 1992 oleh Presiden Zou Houjian atau oleh Li Dezhen, direktur Instrumen Biro Elektronik Qingdao. Hisensei Peralatan Listrik Share Holding Company   (sekarang Hisensei Listrik Co. Ltd) adalah publik yang terdaftar di Bursa Efek Shanghai pada bulan April 1997. Meningkatnya persaingan dan harga perang di pasar elektronik China di tahu...

SISWA ‘AGAK’

Alur Cerpen: 1.       Anak aneh (suka narik tangannya temen dan berkata-kata kasar, agresif) 2.       a. Dia dijauhi temannya-temannya b. Dia putus asa (diem kagak mau diajaka bicara, mangkel) 3. Dia kaget kalau temennya tadi lebih parah anehnya (dia diberitahu guru kalau mereka memang siswa ‘agak’) Seperti biasa, parkiran sekolah masih sepi. Hanya terlihat beberapa siswa saja di sana, dan dia. “Eh, lihat-lihat aja lu!” “Siapa juga yang lihat-lihat.” (sambil menjagrak motor) Aku ndak suka sama dia. Kelakuannya membuatku nek. Kemarin, dia buat ulah. Dia menarik-naik tangan adik kelas samapai merah. Mereka semua pada takut. Dia pun hamper kena bogem mentah anak-anak lain karena mereka sudah sangat ilfeel dengan dia. “Juk, Juki…. Juk…” panggil guru BK Dia tidak menjawab. Pasti sedang ngambek. Seminggu ini kagak ada yang mau main sama dia. Mereka sudah kenal murid hitam, cungkring, yang selalu bertopi belakang itu....

Metode Pembacaan Spektrofotmeter

a.        1) Endpoint Reaksi kimia anatara Analite dengan reagen yang menghasilkan reaksi kimia warna, yang dapat dibaca pada satu waktu tertentu (satu kali pembacaan). Kestabilan warnanya antara 30-60 menit. Ciri-cri: -           Enzimatik kolorimatik -           a visible -           harus ada Blank, Standart, dan Test -           memerlukan waktu inkubasi lama Untuk; Glu, Urea, UA, TP, Alb, Chol, TG 2) Endpoint – Sampel Blank Blank berisi sampel (yang membedakan reagen nitrit) Untuk: Bilirubin b.       Two Point (Fixed Time) Reaksi kimia antar Analite dengan reagen yang dilakukan dua kali pembacaan absorbanse (penyerapan warna). Perbedaan pembacaan pertama dengan pembacaan kedua digunakan sebagai dasar perhitungan unutk mend...