SISWA ‘AGAK’



Alur Cerpen:
1.      Anak aneh (suka narik tangannya temen dan berkata-kata kasar, agresif)
2.      a. Dia dijauhi temannya-temannya
b. Dia putus asa (diem kagak mau diajaka bicara, mangkel)
3. Dia kaget kalau temennya tadi lebih parah anehnya (dia diberitahu guru kalau mereka memang siswa ‘agak’)

Seperti biasa, parkiran sekolah masih sepi. Hanya terlihat beberapa siswa saja di sana, dan dia.
“Eh, lihat-lihat aja lu!”
“Siapa juga yang lihat-lihat.” (sambil menjagrak motor)
Aku ndak suka sama dia. Kelakuannya membuatku nek. Kemarin, dia buat ulah. Dia menarik-naik tangan adik kelas samapai merah. Mereka semua pada takut. Dia pun hamper kena bogem mentah anak-anak lain karena mereka sudah sangat ilfeel dengan dia.
“Juk, Juki…. Juk…” panggil guru BK
Dia tidak menjawab. Pasti sedang ngambek. Seminggu ini kagak ada yang mau main sama dia. Mereka sudah kenal murid hitam, cungkring, yang selalu bertopi belakang itu.
Guru BK mendekat ke arahnya. Entah bilang apa sama dia. Ku coba cari tahu. “Eh, coba kamu ke Juki. Kuping apa yang dibicarakan Pak Beka ke Juki!” Sip. Temenku sudah kembali.
“Apa katanya?”
“Gini, Pak Beka bilang kalau dia harus hati-hati sama tiga siswa ‘agak’ di sekolah ini.”
“Sial! Aku kena lagi.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode Pembacaan Spektrofotmeter

Jenis-jenis Jomblo

Mak Nyussnya Nasi Punel Bangil