Asyiknya Belajar Memaknsi Kata “PRODUCE’ atau ‘PRODUKSI’ (Part 02)
Kemarin kita sudah berhasil memaknai kata ‘produksi’ dengan cukup baik. Nah, giliran sekarang
kita lebih dalami tentang perbedaan apa saja objek produksi pada manusia purba dan manusia modern
beserta perubahan-perubahan yang mewarnai sejarah perjalanan produksi beradab tahun silam.
Objek
Produksi Manusia Purba
Manusia
purba dengan daya fikir yang terbatas saja memiliki impian kuat mewujudkan apa
yang belum ada pada saat itu. Apa yang belum ada? Ulek-ulek (lagi), cowek,
bantal, guling, dll. Mereka bener-bener mau berusaha semaksimal mungkin
melakukan langkah demi langkah untuk membuat peralatan-peralatan itu terwujud
di depan mereka, meski tahu itu butuh biaya tinggi dan tentu menyita banyak waktu.
Sedangkan,
manusia modern kini yang lahir setelah manusia purba semestinya sebagai “adik” bisa
berkaca pada “kakak” yang lahir dulu. Dengan sisa-sisa pengetahuan dari
generasi pendahulu, maka manusia modern dipandang lebih banyak resoursce dari cerita-cerita masa
lampau. Manusia modern hari ini kadang-kadang terbatas (tersendat) di fase impian
saja tanpa mau merasakan proses mewujudkan impian itu sendiri.
Sekecil
membuat opini di blog berupa riset kecil-kecilan tentang motor bebek, membuat narasi
berbaris di web berupa tutorial memasak nasi bebek. Simple tapi jarang banget
dilakuin.
“Lebih asyik stalking-stalking sih kalo aku,” kata seorang netizen.
Komentar
Posting Komentar